Pengertian Aborsi 

Aborsi adalah pengeluaran buah kehamilan sebelum usia kehamilan 28 minggu, ternyata para ahli memiliki definisi/ pengertian mengenai aborsi / abortus / keguguran diantaranya sebagai berikut:

Definisi Aborsi / abortus menurut Eastman adalah keadaan terputusnya suatu kehamilan dimana fetus sanggup hidup sendiri di luar uterus. Belum sanggup diartikan apabila fetus itu beratnya terletak antara 400-1000 gram, atau usia kehamilan kurang dari 28 minggu.

Definisi Aborsi / abortus menurut Jeefcoat adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu, yaitu fetus belum viable by law.

Definisi Aborsi / abortus menurut Holmer adalah terputusnya kehamilan sebelum minggu ke 16, dimana proses plasentasi belum selesai.

Definisi Aborsi / abortus menurut WHO (World Health Organization) adalah penghentian kehamilan sebelum janin berusia 20 minggu karena secara medis janin tidak bisa bertahan di luar kandungan. Sebaliknya bila penghentian kehamilan dilakukan saat janin sudah berusia berusia di atas 20 minggu maka hal tersebut adalah infanticide atau pembunuhan janin.

Definisi Aborsi / abortus menurut KUHP aborsi merupakan pengeluaran hasil konsepsi pada setiap stadium perkembangannya sebelum masa kehamilan yang lengkap tercapai (38-40 minggu). Pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan (berat kurang dari 500 gram atau kurang dari 20 minggu).Dari segi medikolegal maka istilah abortus, keguguran, dan kelahiran prematur mempunyai arti yang sama dan menunjukkan pengeluaran janin sebelum usia kehamilan yang cukup.

Definisi Aborsi / abortus menurut Agama Islam, Dalam bahasa arab, aborsi disebut isqat al-haml atau ijhad, yaitu pengguguran janin dalam rahim. Dalam istilah syari'at, aborsi adalah kematian janin atau keguguran sebelum sempurna, walaupun janin belum mencapai usia enam bulan. Dapat disimpulkan bahwa aborsi secara syari'at tidak melihat kepada usia kandungan, namun melihat kepada kesempurnaan bentuk janin tersebut

Dalam ilmu kedokteran, jenis aborsi dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Aborsi Spontan (Alamiah)
Pengguguran yang dialami oleh kecelakaan, atau dengan kata lain karena sebab-sebab yang tidak dapat disengaja, tidak ada tindakan medis bahkan tidak disadari oleh ibu hamil. Jenis aborsi ini terbagi menjadi:  

2. Aborsi Buatan (Sengaja)
Pengakhiran kehamilan lebih awal yang diakibatkan oleh tindakan yang disadari oleh ibu hamil dan pelaksana (dokter, bidan atau dukun beranak) melalui tindakan medis, tindakan bedah, atau tindakan lain yang menyebabkan pendarahan melalui vagina ( aborsi provokatus)
Jika Anda ingin melakukan tindakan aborsi, Anda harus mempertimbangkan semua yang tersedia untuk cara menggugurkan kandungan peralatan sebelum membuat keputusan. Hal ini sangat menguntungkan bagi Anda karena metode yang berbeda-beda untuk setiap kehamilan.
Anda perlu tahu dengan dokter tentang prosedur aborsi, mencari preferensi klinik aborsi dan biaya aborsi untuk melakukan aborsi tersebut. Meskipun pilihan aborsi tergantung pada keadaan masing-masing wanita, namun informasi tersebut akan membantu dalam mengambil keputusan.

MAKALAH ABORSI

LATAR BELAKANG - Menjadi remaja berarti menjalani proses berat yang membutuhkan banyak penyesuaian dan menimbulkan kecemasan. Lonjakan pertumbuhan badani dan pematangan organ-organ reproduksi adalah salah satu masalah besar yang mereka hadapi. Perasaan seksual yang menguat tak bias tidak dialami oleh setiap remaja meskipun kadarnya berbeda satu dengan yang lainnya. Begitu juga kemampuan untuk mengendalikannya.Ketika mereka harus berjuang mengenali sisi-sisi diri yang mengalami perubahan fisik-psikis-sosial akibat pubertas, masyarakat justru berupaya keras menyembunyikan segala hal tentang seks yang membuat tanda Tanya besar di kepala mereka. Tak tersedianya informasi yang akurat dan benar tentang kesehatan reproduksi memaksa remaja mencari akses dan melakukan eksplorasi sendiri.Arus komunikasi dan informasi mengalir deras menawarkan pertualangan yang menantang. Majalah, buku dan film pornografi yang memaparkan kenikmatan hubungan seks tanpa mengajarkan tanggung jawab yang harus disandang dan resiko yang harus dihadapi, menjadi acuan utama mereka. Hasilnya, remaja yang beberapa generasi lalu masih malu-malu kini sudah mulai melakukan hubungan seks di usia dini, 13-15 tahun.Saat ini aborsi menjadi salah satu masalah yang cukup serius, dilihat dari tingginya tingkat atau angka aborsi dari tahun ke tahun. Membicarakan aborsi, sebenarnya membicarakan perempuan. Karena itu persoalan aborsi adalah juga persoalan perempuan, perlu dielaborasi dan dicerahkan kepada pihak-pihak yang mengambil satu sisi perdebatan, yakni cara pandang tradisional yang justru mengesampingkan kepentingan perempuan sendiri.Selama ini masih banyak yang memandang aborsi sendiri sebagai hitam dan putih yang sama sekali tidak dapat bersinggungan, hingga hanya tersedia 2 pilihan untuk menyikapinya yaitu pro atau kontra, setuju atau menolak. Perempuan dalam hal ini juga selalu dipandang sebagai pelaku tunggalaborsi, dimana masyarakat dan pemerintah seperti menutup mata dengan adanya permasalahan dalam aborsi yang mau tidak mau berkaitan langsung dengan kehidupan perempuan dan orang-orang di sekitarnya. Lelaki seakan menjadi bagian yang terpisahkan dalam permasalahan ini. Kehamilan tidak diinginkan ( KTD) terjadi karena adanya hubungan seksual antara lelaki dan perempuan. Dalam hal ini lelaki turut berperan serta mengakibatkan terjadinya KTD yang berbuntut pada cara menggugurkan kandungan secara alami maupun tradisional. Lelaki dan perempuan memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dalam hal aborsi.Ketakutan akan hukum dari masyarakat dan terlebih lagi tidak diperbolehkannya remaja putri belum menikah menerima layanan keluarga berencana memaksa mereka untuk melakukan aborsi dengan obat penggugur kandungan yang sebagian besar dilakukan secara sembunyi-sembunyi tanpa mempedulikan standar medis dan resikonya sehingga sering terjadi kematian terhadap ibu karena pendarahan yang tak kunjung berhenti karena efek samping obat aborsi palsu..

Mengenal Tentang Obat Aborsi atau Cara menggugurkan Kandungan dengan Obat Penggugur Janin

.